ida's posts with tag: suluk wujil

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag suluk wujil
Blog EntrySuluk Wujil - Pesan Kanjeng Sunan BonangAug 28, '07 11:41 PM
for everyone

SULUK WUJIL – PESAN KANJENG SUNAN BONANG

 

Jasadnya sunan bonang memang sudah meninggal

tetapi itu karena jasad menempati ruang dan waktu

termakan usia, membungkus jiwa

tetapi ilmunya sama dengan yang dibawa kanjeng nabi

masih tetap kekal dan terpelihara hingga yaumil kiama

carilah suluk itu walau sampai ke negeri cina

jangan sia-siakan usia, dia akan berhenti

raga terperangkat oleh nafsu duniawi

carilah,..



---

Sayang Sunan Bonang sudah meninggal apakah ilmunya juga ikut meninggal yaa...suluk inilah yg sebenar-benar suluk.


Suluk Wujil Pesan Kanjeng Sunan Bonang,

 1

 Inilah ceritera si Wujil
 Berkata pada guru yang diabdinya
 Ratu Wahdat
 Ratu Wahdat nama gurunya
 Bersujud ia ditelapak kaki Syekh Agung
 Yang tinggal di desa Bonang
 Ia minta maaf
 Ingin tahu hakikat
 Dan seluk beluk ajaran agama
 Sampai rahsia terdalam

 2

 Sepuluh tahun lamanya
 Sudah Wujil
 Berguru kepada Sang Wali
 Namun belum mendapat ajaran utama
 Ia berasal dari Majapahit
 Bekerja sebagai abdi raja
 Sastra Arab telah ia pelajari
 Ia menyembah di depan gurunya
 Kemudian berkata
 Seraya menghormat
 Minta maaf

 3

 Dengan tulus saya mohon
 Di telapak kaki tuan Guru
 Mati hidup hamba serahkan
 Sastra Arab telah tuan ajarkan
 Dan saya telah menguasainya
 Namun tetap saja saya bingung
 Mengembara kesana-kemari
 Tak berketentuan.
 Dulu hamba berlakon sebagai pelawak
 Bosan sudah saya
 Menjadi bahan tertawaan orang

 4

Ya Syekh al-Mukaram!
 Uraian kesatuan huruf
 Dulu dan sekarang
 Yang saya pelajari tidak berbeda
 Tidak beranjak dari tatanan lahir
 Tetap saja tentang bentuk luarnya
 Saya meninggalkan Majapahit
 Meninggalkan semua yang dicintai
 Namun tak menemukan sesuatu apa
 Sebagai penawar

 5

Diam-diam saya pergi malam-malam
 Mencari rahsia Yang Satu dan jalan sempurna
 Semua pendeta dan ulama hamba temui
 Agar terjumpa hakikat hidup
 Akhir kuasa sejati
 Ujung utara selatan
 Tempat matahari dan bulan terbenam
 Akhir mata tertutup dan hakikat maut
 Akhir ada dan tiada

 6

 Ratu Wahdat tersenyum lembut
 Hai Wujil sungguh lancang kau
 Tuturmu tak lazim
 Berani menagih imbalan tiggi
 Demi pengabdianmu padaku
 Tak patut aku disebut Sang Arif
 Andai hanya uang yang diharapkan
 Dari jerih payah mengajarkan ilmu
 Jika itu yang kulakukan
 Tak perlu aku menjalankan tirakat

 7

 Siapa mengharap imbalan uang
 Demi ilmu yang ditulisnya
 Ia hanya memuaskan diri sendiri
 Dan berpura-pura tahu segala hal
 Seperti bangau di sungai
 Diam, bermenung tanpa gerak.
 Pandangnya tajam, pura-pura suci
 Di hadapan mangsanya ikan-ikan
 Ibarat telur, dari luar kelihatan putih
 Namun isinya berwarna kuning

 8
 Matahari terbenam, malam tiba
 Wujil menumpuk potongan kayu
 Membuat perapian, memanaskan
 Tempat pesujudan Sang Zahid
 Di tepi pantai sunyi di Bonang
 Desa itu gersang
 Bahan makanan tak banyak
 Hanya gelombang laut
 Memukul batu karang
 Dan menakutkan

 9

 Sang Arif berkata lembut
 Hai Wujil, kemarilah!

 Dipegangnya kucir rambut Wujil
 Seraya dielus-elus
 Tanda kasihsayangnya
 Wujil, dengar sekarang
 Jika kau harus masuk neraka
 Karena kata-kataku
 Aku yang akan menggantikan tempatmu


 11

 Ingatlah Wujil, waspadalah!
 Hidup di dunia ini
 Jangan ceroboh dan gegabah
 Sadarilah dirimu
 Bukan yang Haqq
 Dan Yang Haqq bukan dirimu
 Orang yang mengenal dirinya
 Akan mengenal Tuhan
 Asal usul semua kejadian
 Inilah jalan makrifat sejati

 12

 Kebajikan utama (seorang Muslim)
 Ialah mengetahui hakikat salat
 Hakikat memuja dan memuji
 Salat yang sebenarnya
 Tidak hanya pada waktu isya dan maghrib
 Tetapi juga ketika tafakur
 Dan salat tahajud dalam keheningan
 Buahnya ialah mnyerahkan diri senantiasa
 Dan termasuk akhlaq mulia

 13

 Apakah salat yang sebenar-benar salat?
 Renungkan ini: Jangan lakukan salat
 Andai tiada tahu siapa dipuja
 Bilamana kaulakukan juga
 Kau seperti memanah burung
 Tanpa melepas anak panah dari busurnya
 Jika kaulakukan sia-sia
 Karena yang dipuja wujud khayalmu semata

 14

 Lalu apa pula zikir yang sebenarnya?
 Dengar: Walau siang malam berzikir
 Jika tidak dibimbing petunjuk Tuhan
 Zikirmu tidak sempurna
 Zikir sejati tahu bagaimana
 Datang dan perginya nafas
 Di situlah Yang Ada, memperlihatkan
 Hayat melalui yang empat

 15

 Yang empat ialah tanah atau bumi
 Lalu api, udara dan air
 Ketika Allah mencipta Adam
 Ke dalamnya dilengkapi
 Anasir ruhani yang empat:
 Kahar, jalal, jamal dan kamal
 Di dalamnya delapan sifat-sifat- Nya
 Begitulah kaitan ruh dan badan
 Dapat dikenal bagaimana
 Sifat-sifat ini datang dan pergi, serta ke mana

 16

 Anasir tanah melahirkan
 Kedewasaan dan keremajaan
 Apa dan di mana kedewasaan
 Dan keremajaan? Dimana letak
 Kedewasaan dalam keremajaan?
 Api melahirkan kekuatan
 Juga kelemahan
 Namun di mana letak
 Kekuatan dalam kelemahan?
 Ketahuilah ini

 17

 Sifat udara meliputi ada dan tiada
 Di dalam tiada, di mana letak ada?
 Di dalam ada, di mana tempat tiada?
 Air dua sifatnya: mati dan hidup
 Di mana letak mati dalam hidup?
 Dan letak hidup dalam mati?
 Kemana hidup pergi
 Ketika mati datang?
 Jika kau tidak mengetahuinya
 Kau akan sesat jalan

 18

 Pedoman hidup sejati
 Ialah mengenal hakikat diri
 Tidak boleh melalaikan shalat yang khusyuk
 Oleh karena itu ketahuilah
 Tempat datangnya yang menyembah
 Dan Yang Disembah
 Pribadi besar mencari hakikat diri
 Dengan tujuan ingin mengetahui
 Makna sejati hidup
 Dan arti keberadaannya di dunia

 19

 Kenalilah hidup sebenar-benar hidup
 Tubuh kita sangkar tertutup
 Ketahuilah burung yang ada di dalamnya
 Jika kau tidak mengenalnya
 Akan malang jadinya kau
 Dan seluruh amal perbuatanmu, Wujil

 

( From B' Kadis, posted on SK wed, 29 Aug'07 ) 

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.